JIM GEOVEDI PERETAS
SATELIT ASAL INDONESIA
Di dunia maya nama Jim Geovedi sering disebut sebagai
orang yang berbahaya. Jika dia mau, bisa saja setiap saat keluar masuk melongok
membaca email atau sekedar mengintip rekening orang lain. Bahkan bisa saja dia
mencuri data-data penting seperti lalu lintas transaksi bank, laporan keuangan
perusahaan atau bahkan mengamati sistem pertahanan negara. “Kalau mau saya bisa
mengontrol internet di seluruh Indonesia”, kata Jim dalam percakapan dengan
situs Deutsche Welle Jerman.
Jim adalah seorang hacker asli Indonesia dengan reputasi
global. Lahir pada 28 Juni 1979 dan tidak banyak yang istimewa dari kehidupan
awalnya. Saat SMA, orang tuanya meninggal dunia. Setelah lulus SMA tahun 1999,
dia menjadi seorang seniman grafis dan hidup di jalanan yang keras di Bandar
Lampung. Namun hidupnya mulai berubah ketik ia bertemu dengan seorang kawan
yang memperkenalkannya pada dunia komputer dan internet. Saat ini Jim tinggal
di London dan mendirikan perusahaan jasa sistem keamanan teknologi informasi
bersama rekannya. Dia menangani para klien yang membutuhkan jasa pengamanan
sistem satelit, perbankan dan telekomunikasi. Dua tahun terakhir, dia mengaku
tertarik untuk mengembangkan artifical intelligence konmputer.
Jim Geovedi belajar komputer secara otodidak. Meski tidak
kuliah, pemuda ini bida mendapat penghasilan puluhan juta rupiah setiap
bulannya. Awalnya dia iseng mengotak-atik program. Namun ternyata hal ini
membuatnya merasa terarik untuk mendalami lebih lanjut. Ia pun mulai serius
belajar tentang perkomputeran. Jim mulai mendalami dunia sekuritas informasi
sejak 1997. “Kebetulan gue masuk komunitas chatting yang tepat, sehingga bisa
seperti sekarang. Tadinya gue kira cahtting itu Cuma buat cari gebetan. Tetapi
ternyata dari dunia itu gue justru termotivasi mendalami dunia hacking,”
ujarnya. Motivasi itu mendorong Jim melakukan riset sendiri selama dua tahun.
Usaha kerasnya membuahkan hasil. Namanya kian berkibar di komunitas sekuritas
underground. Ia kemudian ikut aktif mengembangkan sistem operasi komputer,
FreeBSD dan OpenBSD, serta aplikasi yang berkaitan dengan sekuritas lainnya.
Ia selalu hilir mudik Berlin, Amsterdam, Paris, Torino,
hingga Krakow untuk menjadi pembicara dalam pertemuan para hacker
Internasional. Dengan kemampuannya dalam bidang hacking, dalam sebuah pertemuan
hacker dunia, Jim memperagakan cara meretas satelit. Ia bisa mengubah arah atau
menggeser posisi satelit. Berikut beberapa wawancara Deutsche Welle dengan Jim
Geoverdi:
Kabarnya Anda
bisa menghack satelit?
Ya, bisa. Satelit itu sistemnya cukup unik. Orang yang
bisa mengontrol satelit harus tahu A sampai Z tentang satelit. Dan satu-satunya
cara adalah anda harus masuk ke ruang operator atau berada dalam situasi kerja
sang operator dengan meretasnya. Dari sana anda akan memahami semua hal seperti
satelit ini diluncurkan kapan, bagaimana cara kontrol, sistem apa yang
digunakan.
Setelah itu anda akan bisa memahami oh di sini toh
kelemahan sistemnya. Itu semua soal insting. Semakin sering anda mempelajari kasus,
jika berhadapan dengan kasus lain, anda akan bisa melihat adanya kesamaan pola,
makan anda akan tahu.
Satelit mana
saja yang pernah anda hack?
Itu satelit klien saya ha ha ha... Satelit Indonesia dan
Satelit China.
Apa yang Anda
lakukan dengan satelit itu?
Saat itu saya diminta menguji sistem keamanan kontrol
sateit, dan saya melihat: oh ini ada kemungkinan untuk digeser atau dirotasi
sedikit, lalu saya geser... dan itu membuat mereka panik karena agak sulit
mengembalikan satelit itu ke orbit. Untung mereka punya bahan bakar ekstra.
Mereka bilang: Oke, cukup jangan diteruskan! Satelit yang dari Chin bisa saya
geser tapi kalau yang dari Indonesia saya ubah rotasinya.
Dengan
kemampuan seperti ini, bagaimana Anda mengatasi godaan?
Kalau mau saya bisa mengontrol internet seluruh
Indonesia. Saya bisa mengalihka traffic data, saya bisa mengamati traffic yang
keluar ataupun masuk Indonesia. Saya bisa memodifikasi semua transaksi
keuangan. Dengan kemampuan saya itu mungkin saja dilakukan. Tapi buat apa? Saya
termasuk orang yang bersyukur atas apa yang saya punya. Saya nggak punya
interest berlebihan soal materi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar